Cara Kerja dan Rekomendasi Rekber Terpercaya

rekber

Belanja online semakin marak, penipuan pun semakin meningkat. Kita seringkali berbelanja online dengan jumlah yang lumayan besar dan sudah terbilang berapa kali mengalami penipuan. Karenanya, perlu ada pihak ketiga yang membantu proses transaksi agar salah satunya tidak dirugikan, itulah rekber atau rekening bersama.

Beberapa minggu yang lalu, saya hendak menjual akun blog + adsense di facebook dengan harga Rp500.000, banyak yang berminat tapi satu per satu mundur karena saya menolak rekber. Alhasil, banyak yang mengira saya bermaksud menipu karena sama sekali tidak mau transaksi melalui rekber. Padahal, saya hanya tidak paham maksud rekber itu apa. Maklum.

“Saya tidak akan transfer duluan kalau memang tidak mau menggunakan rekber,” respon salah satu costum.

“Lho.. saya juga gak akan kasi akunnya kalau gak transfer dulu mas,” protesku.

“Nah itu, makanya pake rekber supaya aman. Mba tidak mau ketipu, saya pun demikian,” ujarnya.

“Gini ya Mas. Saya gak maksud nipu, emang cuma gak paham rekber itu apa,” komentarku lagi.

Rekber itu Apa?

Rekening Bersama (Rekber) merupakan perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi online. Jadi, di sini kita melibatkan pihak ketiga yang akan membantu transaksi sampai deal.

Tapi, kalian yang hendak menggunakan jasa rekber harus berhati-hati ya karena biasanya salah satu pihak atau yang menyarankan jasa rekber bekerja sama dengan pihak ketiga tersebut. Jadi pastikan memilih jasa rekber yang terpercaya.

Bagaimana Cara Menggunakan Rekber?

Pertama, salah satu pihak penjual atau pembeli terlebih dahulu menghubungi jasa rekber tsb. Bertanya dulu apakah dia ada waktu atau sedang sibuk nih.

Jika bersedia, selanjutnya kita membuat grup yang di dalamnya ada si penjual, costumer dan pihak ketiga tadi.

Setelah ketiganya masuk di grup, si rekber ini akan bertanya detail perihal produk yang akan dijual, mulai dari harga dan lain sebaganya.

Si pihak ketiga ini akan menghubungi secara pribadi (japri) untuk mengirimkan foto selfi sambil memegang KTP dan foto rekening. Wajah dan kartu identitas harus jelas ya. Jadi, jangan jepret dari jarak jauh. Hehe

Ketika sudah jelas, si rekber meminta si pembeli mentransfer uang ke rekening pihak ketiga tadi. Dia akan memberikan bukti screenshot bahwa dana sudah berpindah tangan, si penjual akan melihat bahwa dananya sudah masuk ke pihak ketiga.

Misalnya nih, kita selaku penjual akun blog atau yang sejenis itu (tidak berupa barang), si pembeli akan menghubungi secara pribadi (japri) untuk meminta password akun, memeriksa dengan detail sampai semuanya dirasa aman dan sudah bisa diakses.

Kalau deal, si pembeli tadi akan kembali ke grup dan memberitahu pihak ketiga bahwa dananya sudah bisa diteruskan ke rekening penjual.

Tidak lupa pula, menggunakan jasa rekber butuh biaya. Tapi seikhlasnya saja. Dulu si costum hanya memberikan 20.000 saja kepada rekbernya. Murah ya, daripada harus ketipu sampai ratusan ribu.

Rekomendasi Rekber Terpercaya

Menggunakan jasa rekber jangan sembarangan, harus pandai memilah yang benar-benar sudah terbukti banyak banyak membantu orang. Telusuri dulu akun sosmednya, jangan sampai hanya testimoni palsu atau akun palsu rekber terpercaya.

Kemarin saya menggunakan jasa Pak Tri Hariyanto yang sudah terpercaya dan jelas amanah. Tapi, jika ditawarkan menggunakan jasa ini mohon dicek baik-baik karena siapa tau akun KW ya, Guys. Akun asli Pak Tri Hariyanto klik disini.

Mungkin masih banyak jasa rekber lain yang terpercaya, tapi kali ini saya hanya merekomendasikan satu saja, berdasarkan pengalaman pribadi yang sudah terbukti.

Baiklah, mungkin itu saja penjelasan singkat mengenai rekber yang bisa menjadi referensi bagi pembaca. Semoga terbebas dari segala jenis penipuan online dan semoga informasi ini bermanfaat.

Originally posted 2020-09-28 03:50:00.

Leave a Comment

error: This content is protected by DMCA