Tips Terhindar Dari Putus Mitra Gojek

Seiring perkembangan zaman, gojek semakin banyak diminati oleh masyarakat. Mengingat kebiasaan baru mulai dibentuk dengan berbagai hal yang serba instan. Hal ini sudah sangat familiar juga di kalangan masyarakat.

Gojek merupakan salah satu perusahaan yang didirikan oleh seorang pengusaha muda pada tahun 2011 lalu, Nadiem Makarim. Kini gojek telah memiliki cabang di berbagai daerah. Mitra driver Gojek juga sudah mencapai 1 juta driver.

Banyak yang telah menjadikan driver gojek sebagai pekerjaan utama, tidak heran jika gojek telah berhasil mendobrak perekonomian masyarakat dengan membuka banyak lapangan kerja di berbagai daerah.

Dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan, gojek membuat beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh mitra, yakni:

  1. Tidak Melakukan Orderan Fiktif
  2. Melecehkan Penumpang
  3. On time dala menjemput penumpang
  4. Tidak Menggunkan Aplikasi pihak ketiga
    dll

Adapun tips agar terhindar dari putus mitra Gojek, yaitu:

1. Hindari Tindakan Curang
Dalam dunia gojek, apa saja sih yang termasuk tindakan curang? Salah satunya yaitu melakukan orderan fiktif. Orderan fikif seringkali dilakukan untuk mengelabui aplikasi, tapi sistem tetap akan menganalisa titik jemput dan titik tujuan Anda. Sehingga tindakan ini sangat berbahaya, bisa berujung puus mitra.
Tindakan curang lainnya yaitu tidak memberikan kembalian. Jadi bagi mitra gojek, jangan lupa selalu membawa uang receh. Karena tidak semua pelanggan bisa ikhlas memberikan Anda uangnya yang kelebihan.

2. Kualitas Pelayanan
Hal yang paling penting adalah kualitas pelayanan. Jangan melakukan tindakan yang memberikan kesan buruk kepada Anda. Misalnya berbicara tidak sopan, terlambat menjemput penumpang, dan terlalu banyak bicara bahkan menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi.Menggunakan atribut lengkap juga perlu, mulai dari memakai jaket, helm, dan berpakaian yang sopan.

3. Hindari Ancaman terhadap Diri Sendiri dan orang lain
Dalam menjalankan tugas, hindari segala sesuatu yang dapat membahayakan diri Anda sendiri, sesama driver, penumpang dan masyarakat sekitar. Misalnya tidak melengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan helm, tidak membawa helm untuk penumpang, ugal-ugalan di jalan. Tindakan buruk dan membahayakan tersebut bisa terkena sanksi suspend dan berujung pemutusan mitra.

Originally posted 2018-11-29 03:45:00.

error: This content is protected by DMCA